Refleksi;
PERBEDAAN
oleh: ahmad zain fuad
Dalam kehidupan ini semua terjadi mengalir apa adanya tanpa retorika, semua berjalan secara otomatis, seakan-akan Tuhan sudah meletakkan “Prototipe” khusus yang sudah diletakkan di alam semesta termasuk perjalanan hidup manusia. Walaupun setiap isi kepala manusia mempunyai rencana kehidupanya masing-masing, semua punya impian tentang kehidupan ini. Adayang hidup sesuai dengan apa yang mereka inginkan adapula atau malah kebanyakan semua menjalani hidup tidak sesuai dengan apa yang ada dalam pikiran kira kita, yaaa semua berjalan sesuai dengan apa yang sudah di “setting” oleh Tuhan melalui “prototype” yang telah ditanamkan, sehingga semua berjalan secara otomatis. Namun yang membuat manusia menjadi hebat dari makhlik lain di alam semeta ini adalah Tuhan menanamkan Software khusus dalam diri manusia yaitu Pikiran, Perasaan, tingkah laku.
Kita sebagai manusia dibekali oleh Tuhan pikiran untuk memikirkan akan semua hal yang ada dalam benak, diri dan lingkungan kita, dengan perasaan kita, kita bisa menilai mana yang sesuai dengan etika dan norma. Dengan tingkah laku, kita bisa melihat sisi lain dari diri kita.
Tiap orang memiliki prinsip hidup yang berbeda, perbedaan makanan tidaklah menjadi prinsip dari perbedaan pola pikir ini, tapi karakter yang ada dalam diri inilah yang membuat mereka semua berbeda. Kondisi kejiwaan, pengalaman menjalani kehidupan inilah membuat isi batok kepala mereka menjadi berbeda.
Namun, janganlah menjadikan perbedaan isi batok kepala ini menjadi permsalahan yang berlarut-larut, dimanapun dan kapanpun. Seringkali perbedaan ini dijadikan momok yang penuh dengan masalah karena mereka memandang apa yang ada dalam diri seseorang yang berbeda dengan dirinya mereka anggap salah, dan akan dianggap “penyakit” bagi dirinya.
Kedewasaan pola pikir, lapang dada dalam menyikapi aneka prasangka yang tidak sesuai dengan apa yang ada, Bertingkah laku sesuai dengan apa yang ada. Insyaallah kehidupan ini semakin tentram, damai dan barakah.
Sikapilah segala perbedaan apa adanya, tidak perlu dibesar-besarkan, toh perbedaan itu adalah sunnatullah. Coba pikir, adakah orang didunia yang kembar identik sama persis secara psikologis? Adakah orang hidup di dunia yang mempunyai keinginan dan perasaaan yang sama. Adakah orang yang memiliki perilaku yang sama dalam bertindak?.
Sadarilah… bahwa perbedaan itu indah, dengan perbedaan kita bisa belajar tentang diri kita. Dengan perbedaan kita tidak mudah jenuh menjalani kehidupan, dengan perbedaan kita mempunyai banyak cerita, dengan perbedaan akan timbul rasa persaudaraan dan solidaritas, dengan perbedaan kita bisa menjalani kehidupan penuh dengan warna.
Malang, 19 Januari 2010
Tiada sesuatu yang terjadi tanpa adanya kehendak, kita hidup menjalani kehendak sang pencipta yang terwakili oleh olah pikir kita, dengan pikiran kita, kita semua bergerak menjalani kehidupan ini, dengan bergeraknya kehidupan ini maka lahirlah sebuah kreatiftas, dengan kreatiftas muncullah pencipta, dengan munculnya pencipta muncullah tuhan-tuhan kecil yang ingin dipuji dan dipuja.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar